0


Kebesaran Tuhan ada di mana-mana, kali ini saya ajak anda menikmati kebesaranNya di dalam rumahnya suku Eskimo, yang kalau anda lihat di TV, di Koran, majalah atau di internet seperti rumah kura-kura yang kepala dan kakinya sedang masuk kedalamnya tempurungnya, sehingga yang terlihat hanya tempurungnya saja dan tertungkup yang berbentuk melingkar setengah bola. Rumah unik yang terbuat dari Es, lagi lagi dengan akal yang diberikan pada manusia, manusia mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya, termasuk dalam lingkungan yang serba ekstrem.

Anda ingin merasakan ada di dalam rumah es atau iglo? Oke, saya ajak anda kedalamnya dan merasakan bagaimana orang-orang Eskimo tidur di dalamnya, ya tidur di dalam rumah es. Kita tak perlu mesti pergi jauh-jauh ke Kutub Utara sana atau pergi jauh-jauh ke negara Kanada di bagian utaranya, saya ajak anda ke Moskow saja.

Di Moskow kreasi ukiran es di musim dingin memang tak habis-habisnya, kreasi ukiran es di musim dingin beda-beda tema dan beda-beda tempat. Tahun lalu ada di WDNH dengan temanya sekitar ruang angkasa, karena kebetulan pada tahun kemarin, 2011, peringatan tepat setengah abad manusia pertama ke angkasa, Yuri Gagarin, tepatnya pada tanggal 12 April 1961!

Nah di musim di depan musium Aeronautika itu di bangun tempat untuk pameran ukiran es di ruang terbuka dengan tiket masuk 200 rubel. Nah kali ini tempatnya pindah ke Sokolniki, karena di tempat-tempat atau taman-taman lain yang saya sering kunjungi memang tak ada ukiran es, kecuali di Sokolniki. Mengapa Sokoniki? Itu urusan penyelenggara, yang penting bagi kita dapat menikmatinya. Perjalanan ke taman Sokoniki tak perlu saya uraikan lagi. Singkat kata kita ada di Taman Sokolniki, letaknya dekat dengan stasiun metro(Kereta bawah tanah) Sokolniki.

Oke mari kita langsung masuk, tapi jangan lupa beli tiket dulu dan anda dilayani dengan mesin otomatis, nah ini bisa dijadikan model buat beli tiket, antri di hadapan mesin, masukan uang seharga tiket, tiketnya keluar dan anda serahkan kepada petugas atau penjaga di pintu masuk ke dalam ruangan ukiran es.

Dengan tiket bervariasi dari yang gratis buat anak-anak balita, 200 rubel untuk pelajar dan mahasiswa dan 300 rubel( sekitar 90.000- 100.000 rupiah, tergantung kurs saat itu) untuk orang dewasa. Asik ya ... kita beli tiket antri di hadapan mesin! Mesin tak bisa diajak kompromi, jadi mislanya anda mau "nakal" anda orang dewasa tapi membeli tiketnya yang 200 rubel dan anda masukan uang dua ratus rubel, ya keluar tiket yang dua ratus itu, tapi ketika anda masuk ke ruangan ukiran es, ya tak bisa, karena tiket anda kurang 100 rubel !

Nah ketika akan masuk anda harus pakai jaket khusus berwarna biru, padahal anda sudah memakai jaket harian di musium dingin lengkap, nah terpaksa harus di dobel dengan jaket tadi, dan andapun terlihat semakin gemuk, apa boleh buat bila anda tak ingin resiko kedingin yang amat membekukan, di luar ruangan suhu memang sekitar plus dua derajat C, tapi ketika anda masuk ke dalam ruangan ukiran es ini anda disambut dengan suhu ekstrem, langsung ke minus 25 derajat C! Bayangkan dari plus 2 ke minus 25, jadi perbedaan suhu tiba-tiba drastis dan hidung dan mulut anda seketika mengeluarkan uap panas dan langsung membentuk asap, seperti anda merokok!

Dengan ruangan yang di tata lampu dominan warna biru dan dinding dengan warna hitam pekat, anda bisa-bisa langsung kehilangan orientasi arah, anda tak tahu lagi anda sedang menghadap ke mana, ke Utara, Selatan, Barat atau Timur? Karena di dalamnya anda masuk, lagi-lagi semacam labirin.

Nah anda dibuat tertegun dan terpesona, karena setelah masuk ke labirin tadi, anda sudah berputar-putar pada tempat yang sama, dekat tapi terasa jauh! Dan setelah ke luar dari kota-kota labirin yang sudah anda lalui, anda disambut rumah Iglo... ya rumahnya bangsa Eskimo yang menempati alam Kutub Utara sana.

Iglo yang selama ini hanya saya lihat di TV, di film-film, di buku-buku, ensiklopedia dan lain sebagainya, sekarang ada dihadapan saya, ya di hadapan saya itu Iglo... rumah suku Eskimo yang semunya terbuat dari pahatan es, dari balok-balok es yang yang disusun sedemikian rapatnya, agar tak ada angin sedikitpun yang dapat masuk ke Iglo tersebut.

Apa yang anda rasakan? Persis sama dengan saya, saya duga di dalamnya dingin, karena ada di dalam es! Tapi apa yang saya rasakan juah berbeda, di luar Iglo suhu minus 25 derajat C, di dalam Iglo ternyata hangat... ya hangat... anda tak percaya bukan? Sayapun mulanya begitu, sebelum membutikan sendiri. Sukar saya bayangkan sebelumnya, mana bisa di dalam es kok hangat? Atau karena ada penghatnya? Kalau ada pemanasnya, bukankah es itu akan mencair? Ah sudahlah itu urusan ahli fisika.

Setelah saya merasakan kehangatan Iglo di tengah-tengah dinginnya ruang ukiran es ini, mari kita lanjutkan perjalanan kita, oya anda bisa foto-foto di dalam ruang ini sebebasnya, tanpa bayar lagi. Biasanya di tempat lain, untuk foto, vidio dan sebagainya harus pakai tiket lagi, di tempat ini ternyata tidak, sukur alhmadulillah. Ya sudah saya foto semua obyek sepuas-sepuasnya, mengapa?

Karena moment ini hanya ada di musim dingin dan di tiap musim dingin temanya berbeda, jadi kalau tak diabadikan sekarang, tahun depan tak ada lagi temayang sama,
Inilah yang membuat saya berpikir "kasihan" mengapa? Karena ada ukiran es yang dibentuk nabi Isa AS beserta ibunya, Maria, beserta Malaikat dengan cirinya bersayap, lengkap dengan goanya! Loh kok kasihan? Karena selesai pameran ini, ukiran es nabi Isa AS, yang disebut Yesus itu akan mencair, meleleh dan kembali menjadi air!

Ya sudahlah itu urusan sang pengukir, tapi mari saya ajak anda terus masuk ke dalam pameran ini dan anda merasakan kemegahan ruang yang penuh dengan berbagai macam ukiran es yang seakan tak habis-habisnya dan karena ini ukiran es dan es mudah patah, maka suhu minus 25 derajat C tetap dipertahankan! Akibatnya kalau anda di dalam ruang tadi jangankan sejam dua jam, baru masuk saja anda sudah merasa seperti orang"ditampar" nyes....!

Di depan Iglo tadi ada kuda serba putih dengan posisi berdiri yang gagahnya bukan main, ada puteri duyung..., nah ini yang unik, ternyata Rusiapun percaya akan cerita rakyat bahwa puuteri duyung itu berbadan wanita dengan wajahnya cantik dengan "kakinya" ekor ikan, sebagai gambaran lihat filmnya Johnny Depp, Pirates Of The Carribean IV, di situ ada "Puteri Duyung" yang cantik yang sekaligus monster yang menyeramkan.

Nah di ruang ukiran es inipun ikan duyung di ukir dengan gambaran wanita cantik dengan ekor ikannya, tapi memang kalah cantik dengan senyuman gadis Rusia, tentu yang muslimah dan berjilbab, sayang di kolom oase iman tak disediakan tempat untuk foto walau hanya selembar, ya sudah anda membayangkan saja kecantikan gadis Rusia yang muslimah.

Jadi dengan merasakan masuk di dalam rumah Iglo lengkaplah sudah merasakan iklim-iklim ektrem di bumi. Karena sayapun pernah merasakan panasnya padang pasir di Mesir dan Saudi Arabia dengan suhu plus 46 derajat C! Di Moskow pernah merasakan minus 31 derajat C! Lalu apa yang dapat kita pelajari dari suku Eskimo atau berhadapan dengan suhu yang serba ektrem, ya optimis dan berbahagialah hidup di Indonesia, tak pernah merasakan suhu seektrem di kedua tempat tadi, di kutub dan di gurun.

Mereka bisa bertahan hidup, mengapa kita tidak? Mereka tetap bisa berkarya dan berbuat sesuatu di saat iklim begitu dingin yang membekukan atau di saat iklim begitu panas menyengat, lalu mengapa kita banyak mengeluh dan mengaduh, padahal Indonesia secara iklim adalah surga, apalagi sumber daya alamnya yang melimpah, apa yang kurang? Mengapa tidak bersukur hidup di Indonesia?

Di Indonesia tak perlu direpotkan dengan pakaian berlapis-lapis di musim dingin, dan yang punya mobil tak perlu direpotkan mengganti ban setiap musim dingin, perlu diketahui ganti bannya dihitung tergantung pada jenis/merk mobil yang dipakai dan tergantung ukuran band, setiap ban harganya sekitar 250-300 rubel atau sekitar 90- 100 ribu rupiah perban, jadi total di kali 4, karena tak mungkin hanya diganti salah satu ban saja!

Kita kembali ke Iglo, dengan rumah yang semua terbuat dari es dan mereka juga mengambil sumber makanan atau ikan banyak dengan mengebor es, anda bisa bayangkan betapa repotnya mereka dan betapa enjoynya hidup di Indonesia, sumber makanan ada di mana-mana dan dengan kaos oblong dan celana pendek saja, sudah bisa ke luar rumah bagi laki-laki tentunya dan itu tak bisa terjadi pada suku Eskimo dan tak akan pernah terjadi di Moskow pada musim dingin ketika suhu dibawah titik beku, kecuali kalau mau mencari penyakit! Oke sampai sekian, .... (sumber: eramuslim)

Dikirim pada 27 Januari 2012 di Uncategories


Memasuki tahun 2012, desainer muda Dian Pelangi memprediksi akan banyak sekali permainan warna dalam tren berbusana muslim. Warna-warna yang sebelumnya jarang muncul, seperti shocking pink akan jadi populer. Setelah tahun-tahun sebelumnya para desainer muslim masih memilih warna aman- seperti cokelat dan warna-warna pastel-, kini mereka banyak mengeluarkan koleksi warna terang.

Ada pula permainan tabrak warna, yang sudah lama menjadi ciri khas rancangan Dian Pelangi sejak 2009. Para pencinta fashion bisa memadukan warna-warna yang ‘berani’ ini dengan warna lain yang lebih ‘kalem’ seperti hitam, krem, dan coklat. Pemilihan motif untuk busana muslim juga menjadi lebih beragam. Motif-motif geometris, abstrak, gradasi, tye dye, dan jumputan akan semakin marak. “Motif-motif yang unik dan aneh aku prediksi akan banyak muncul,” katanya.

Di sisi lain, model busana Muslim konvensional seperti gamis dan abaya akan semakin ditinggalkan oleh para Muslimah muda. Dian mengatakan, saat ini pemakai busana Muslim, khususnya anak muda sudah lebih sadar fashion. Mereka bahkan banyak yang ahli padu padan agar penampilan tidak lantas membosankan.

Gaya berkerudung saat ini pun sudah bermacam-macam dan mudah ditiru. Dian mengakui, kocek yang dikeluarkan untuk bergaya ala street style memang lebih mahal. Tapi hal ini bisa diakali dengan membeli busana yang multifungsi, sehingga bisa menghemat. Misalnya, pilihlah baju yang bisa dimodifikasi menjadi beberapa model. Bisa juga diakali dengan membeli kerudung yang bisa dikreasikan menjadi bermacam-macam bentuk.

Celana juga akan menjadi outfit yang muncul dengan berbagai macam model. Harem, jodphur, badwings, menjadi must have items yang bisa diburu. Muslimah sendiri, menurut Dian, sudah semakin enggan menggunakan tight jeans yang sempat populer. Mereka akan memilih celana model longgar yang lebih nyaman dan tetap modis.

Untuk pemilihan aksesoris, cincin-cincin berukuran besar akan mengambil alih tren di tahun ini. Sedangkan gaya berkerudung yang akan jadi tren adalah model turban, berupa sejuntai kerudung yang dililit-lilit di kepala. Model ini sudah sejak dulu populer di Mesir dan negara Timur Tengah. Jika ingin mengikuti gaya ini, pilihlah bahan yang tidak panas seperti lycra, sehingga bisa diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari. (yahooshe)

Dikirim pada 11 Januari 2012 di Uncategories
Awal « 1 » Akhir


connect with ABATASA